Pages

Senin, 12 Juli 2010






SENJATA API G 26C MILSPEC 9X19 KALIBER

Minggu, 27 Juni 2010

aku ingin ulang kisah yang pernah da;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;;










Selasa, 06 April 2010

saat -saat terakhir di bUKITTINGGI MENYEDIHKAN
















pada hari minggu ku pergi jalan2 ke kebun binatang naek angkot istimewa ku duduk d muka smbil putar lagu radja oh indah nya dunia..........

indah nya dunia kalo di pandang dengan mata yg indahhhhhhhhhhhhhhhhh


akankah terulang kembali masa2 yg dulu ada ooooohhhhhhhhh ku akui memang ku salah

Sabtu, 20 Maret 2010







KANCIL DAN TIKUS
Di hutan hiduplah dua ekor kancil. Mereka bernama Kanca dan Manggut. Kedua ekor kancilitu bersaudara. Manggut adalah kakak dari Kanca. Sebaliknya, Kanca adalah adik dariManggut. Walaupun mereka bersaudara, tetapi sifat mereka sangatlah berbeda. Kancarajin dan baik hati.Sedangkan Manggut pemalas dan suka menjahili teman.Suatu hari Manggut kelaparan. Tetapi Manggut malas mencari makan. Akhirnya Manggutmencuri makanan Kanca. Waktu Kanca menanyai kepada Manggut di mana makanannya,Manggut menjawab dicuri tikus."Ah, mana mungkin dimakan tikus!" kata Kanca."Iya, kok! Masa sama kakaknya tidak percaya!" jawab Manggut berbohong.Mulanya Kanca tidak percaya dengan omongan Manggut. Tetapi setelah Manggutmengatakannya berkali-kali akhirnya Kanca percaya juga. Kanca memanggil tikus kerumahnya."Tikus, apakah kamu mencuri makananku?" tanya Kanca pada tikus."Ha? Mencuri? Berpikir saja aku belum pernah!" jawab tikus."Ah, si tikus! Kamu ini membela diri saja! Sudah, Kanca! Dia pasti berbohong," kataManggut."Ya, sudahlah! Tikus, sebagai gantinya ambilkan makanan di seberang sungai sana. Tadiaku juga mengambil makanan dari sana, kok!" kata Kanca mengakhiri percakapan.Tikus berjalan ke tepi sungai. Ia menaiki perahu kecil untuk menuju seberang sungai.Sebenarnya tikus tahu kalau Manggut yang mencuri makanan. Sementara itu, di bagiansungai yang lain, Manggut cepat-cepat menyeberangi sungai. Ia hendak memasangperangkap tikus agar tikus terperangkap.Ketika tikus hampir mendekati seberang sungai, tikus melihatperangkap. Tikus yakin kalau perangkap itu dipasang olehManggut. Tiba-tiba tikus mendapat ide. Tikus berpura-puratenggelam dalam sungai."Aaa...Manggut, tolong aku...!" teriak tikus. Mendengar itu Manggut segera menolong tikus. Tikusmeminta Manggut mengantarkannya ke seberang sungai. Manggut tidak bisa berbuat apaapa.Ia mengantarkan tikus ke seberang sungai.Sesampai di seberang sungai tikus meminta Manggut menemani tikus mengambil makanan.Karena Manggut tidak hati-hati, kakinya terperangkap dalam perangkap tikus. Manggutmenyesali perbuatan buruknya dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi

SMA TARUNA PEMBARETAN







SELAMAT JALAN TARUNA TARUNI ANGKATAN XII SMA TARUNA BANGSA BUKITINGGI SEMOGA KITA LULUS DALAM UJIAN NASIONAL.DAN BIISA MEMBANGGAKAN ORANG TUA.......... SEMOGA ILMU YANG TELAH DI PELAJARI BISA BERGUNA BAGI DIRI SENDIRI.....

Jumat, 27 Maret 2009





KEREN GAK



POTO SANGKURIANG SEKARANG









































































CERITA LEGENDA "SANGKURIANG"
Pada jaman dahulu, tersebutlah kisah seorang puteri raja di Jawa Barat bernama Dayang Sumbi. Ia mempunyai seorang anak laki-laki yang diberi nama Sangkuriang. Anak tersebut sangat gemar berburu Ia berburu dengan ditemani oleh Tumang, anjing kesayangan istana. Sangkuriang tidak tahu, bahwa anjing itu adalah titisan dewa dan juga bapaknya.
Pada suatu hari Tumang tidak mau mengikuti perintahnya untuk mengejar hewan buruan. Maka anjing tersebut diusirnya ke dalam hutan. Ketika kembali ke istana, Sangkuriang menceritakan kejadian itu pada ibunya. Bukan main marahnya Dayang Sumbi begitu mendengar cerita itu. Tanpa sengaja ia memukul kepala Sangkuriang dengan sendok nasi yang dipegangnya. Sangkuriang terluka. Ia sangat kecewa dan pergi mengembara.
Setelah kejadian itu, Dayang Sumbi sangat menyesali dirinya. Ia selalu berdoa dan sangat tekun bertapa. Pada suatu ketika, para dewa memberinya sebuah hadiah. Ia akan selamanya muda dan memiliki kecantikan abadi. Setelah bertahun-tahun mengembara, Sangkuriang akhirnya berniat untuk kembali ke tanah airnya. Sesampainya disana, kerajaan itu sudah berubah total. Disana dijumpainya seorang gadis jelita, yang tak lain adalah Dayang Sumbi. Terpesona oleh kecantikan wanita tersebut maka, Sangkuriang melamarnya. Oleh karena pemuda itu sangat tampan, Dayang Sumbi pun sangat terpesona padanya.
Pada suatu hari Sangkuriang minta pamit untuk berburu. Ia minta tolong Dayang Sumbi untuk merapikan ikat kepalanya. Alangkah terkejutnya Dayang Sumbi ketika melihat bekas luka di kepala calon suaminya. Luka itu persis seperti luka anaknya yang telah pergi merantau. Setelah lama diperhatikannya, ternyata wajah pemuda itu sangat mirip dengan wajah anaknya. Ia menjadi sangat ketakutan. Maka kemudian ia mencari daya upaya untuk menggagalkan proses peminangan itu. Ia mengajukan dua buah syarat. Pertama, ia meminta pemuda itu untuk membendung sungai Citarum. Dan kedua, ia minta Sangkuriang untuk membuat sebuah sampan besar untuk menyeberang sungai itu. Kedua syarat itu harus sudah dipenuhi sebelum fajar menyingsing.
Malam itu Sangkuriang melakukan tapa. Dengan kesaktiannya ia mengerahkan mahluk-mahluk gaib untuk membantu menyelesaikan pekerjaan itu. Dayang Sumbi pun diam-diam mengintip pekerjaan tersebut. Begitu pekerjaan itu hampir selesai, Dayang Sumbi memerintahkan pasukannya untuk menggelar kain sutra merah di sebelah timur kota. Ketika menyaksikan warna memerah di timur kota, Sangkuriang mengira hari sudah menjelang pagi. Ia pun menghentikan pekerjaannya. Ia sangat marah oleh karena itu berarti ia tidak dapat memenuhi syarat yang diminta Dayang Sumbi.
Dengan kekuatannya, ia menjebol bendungan yang dibuatnya. Terjadilah banjir besar melanda seluruh kota. Ia pun kemudian menendang sampan besar yang dibuatnya. Sampan itu melayang dan jatuh menjadi sebuah gunung yang bernama "Tangkuban Perahu."
(SELESAI)